Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam-Macam Wawancara dan Penjelasannya Menurut Para Ahli

Macam-Macam Wawancara dan Penjelasannya Menurut Para Ahli - Wawancara dilakukan berdasarkan tujuannya dibagi kedalam beberapa macam: wawancara informasi, survei, setting klinis, setting PIO.

Macam-Macam Wawancara dan Penjelasannya Menurut Para Ahli_
image source: www.allpsychologyschools.com
baca juga: Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Wawancara Survei

    Menurut Stewart (2012), Macam-macam wawancara terbagi kedalam beberapa tujuan wawancara, diantaranya:

    1. Wawancara Informasi

    Wawancara informas bertujuan untuk mendapatkan informasi secara relevan yang akurat dan lengkap dalam waktu yang singkat, secara sederhana.

    Karakteristik :
    • Membutuhkan persiapan yang cermat, mendengarkan secara seksama, serta pengamatan dan keahlian menyelidik terhadap jawaban dengan mengupasnya hingga mendalam untuk mencari fakta, contoh, cerita, penjelasanm sikap, dan reaksi. 
    • Bersifat fleksibel 
    • Adaptabel 

    Pewawancara :
    • Jurnalis
    • Jaksa
    • Konsultan
    • Supervisor
    • Konsumen
    • Profesor
    • Siswa
    • dll.

    2. Wawancara Survei

    Tujuan wawancara ini adalah untuk mendapatkan informasi secara akurat melalui metode yang sama, dengan melalui persiapan yang sangat cermat dan terstruktur

    Karakteristik :
    • Keandalan; jaminan bahwa jenis informasi yang sama didapat setiap kali dikumpulkan dalam wawancara ulang
    • Peniruan; duplikasi wawancara terlepas dari pewawancara, diwawancarai, dan pengaturan.

    Pewawancara :
    • Peneliti sosial
    • Marketing

    3. Wawancara Perekrutan

    Wawancara perekrutan bertujuan untuk mengidentifikasi keahlian, sikap, perilaku seseorang, guna ditempatkan dalam suatu jabatan di organisasi.

    Karakteristik :
    • Wawancara dilakukan sama kepada semua kandidat.
    • Fokus pada hal positif setiap responden
    • Menyeleksi kebenaran atau kejujuran fakta responden

    Pewawancara :
    • Bagian HR
    • User
    • Assessor/ Konsultan.

    4. Wawancara Kinerja

    Wawancara kinerja bertujuan untuk mengukur kinerja seorang pegawai/ karyawan secara objektif.

    Karakteristik :
    • Penilaian yang komprehensif dan terintegrasi dari hasil wawancara dan hasil kinerja
    • Mengevaluasi, namun tetap berorientasi pada masa depan.
    • Menempatkan tanggung jawab pada pegawai/ karyawan

    Pewawancara :
    • Pejabat/ Atasan
    • Penyelia/ HR.

    5. Wawancara Persuasif

    Tujuan utama wawancara persuasif adalah untuk mempengaruhi cara seseorang responden berpikir, merasa, dan atau bertindak.

    Karakteristik :
    • Ada proses mempengaruhi nilai,sikap, dan pemikiran responden yang dilakukan oleh si pewawancara.

    Pewawancara :
    • Sales
    • Orang yang mengajukan suatu permintaan

    6. Wawancara Konsultasi

    Tujuan wawancara konsultasi adalah membantu seseorang dalam meningkatkan wawasan dan mengerti tentang masalah: akan tetapi tidak untuk menyelesaikan masalah pada orang ini.

    Karakteristik :
    • Adanya kepercayaan Responden untuk bercerita
    • Adanya ketulusan dari pewawancara dalam mendengar dan menganalisa permasalahan.

    Pewawancara :
    • Psikolog
    • Psikiater
    • Konselor

    7. Wawancara Perawatan Kesehatan

    Wawancara perawatan kesehatan bertujuan untuk membangun hubungan yang produktif mempromosikan uapaya kolaboratif untuk mendiagnosis danmengobati masalah kesehatan.

    Karakteristik :
    • Membahas perilaku penting persepsi pasien dengan penolong(dokter/ perawat)
    • Adanya kolaborasi keinginan pasien dan dokter
    • Berkutat pada persamaan, bukan perbedaan.
    • Saling menciptakan kepercayaan

    Pewawancara :
    • Dokter,
    • Perawat,
    • Pasien.

    Sekian artikel tentang Macam-Macam Wawancara dan Penjelasannya Menurut Para Ahli.

    Posting Komentar untuk "Macam-Macam Wawancara dan Penjelasannya Menurut Para Ahli"

    Klik gambar berikut untuk mengunduh artikel ini:

    Berlangganan via Email