Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Sejarah, dan Ruang Lingkup Modifikasi Perilaku

Pengertian, Sejarah, dan Ruang Lingkup Modifikasi Perilaku - Dalam artikel ini akan didiskusikan tentang: pengertian, sejarah, review psikologi belajar, ruang lingkup, manfaat mempelajari Modifikasi Perilaku. Melalui artikel ini diharapkan mampu memahami dan menjelaskan pengertian dasar dan sejarah ruang lingkup, manfaat mempelajari Modifikasi Perilaku

PENDEKATAN MODIFIKASI PERILAKU

Apa itu perilaku?

Secara umum perilaku adalah apa yang seseorang katakana atau lakukan seperti: melempar, berbicara, dan lain sebagainya. Ada dua jenis perilaku yakni yang tampak (overt behavior) dan yang tidak tampak (covert behavior). Overt behavior adalah perilaku yang tampak dan bisa diamati dalam kesehariannya, sementara covert behavior adalah perilaku yang sifatnya internal dan tidak dapat diamati secara langsung yang membutuhkan instrument khusus untuk melakukan observasi, contoh: sebelum seorang atlit ice skating masuk ke arena, kemudian ia berpikir: “semoga aku tidak terjatuh” dan kemudian ia merasakan kecemasan dan ketegangan sebelum perlombaan dimulai. Berpikir dan merasakan adalah perilaku covert yang berpengaruh juga pada teknik dalam modifikasi perilaku.

Kadang kita berpikir dengan kata-kata, biasa disebut private self-talk. Di lain waktu kita berpikir dengan membayangkan. Ketika saya meminta kamu untuk menutup mata dan membayangkan langit berwarna biru yang cerah dengan awan putih disekitarnya, maka anda pasti dapat melakukannya. Membayangkan dan private self-talk merupakan covert behavior yang kadang disebut sebagai cognitive behaviors.

Karakteristik perilaku dapat diukur melalui dimensi perilaku yaitu:
  1. Durasi dari perilaku: lamanya waktu dari sebuah perilaku, contoh Andri belajar selama satu jam.
  2. Frekuensi dari perilaku: seberapa banyak perilaku dilakukan dalam satu waktu, contohFrank memakan 5 ekor ikan dalam waktu setengah jam.
  3. Intensiti ata Kekuatan dari perilaku: usaha fisik ataupun energy yang digunakan dalam sebuah perilaku, contoh Faisal mencengkram dengan kuat ketika sedang bersalaman.
Pengertian, Sejarah, dan Ruang Lingkup Modifikasi Perilaku_
image source: sxodim.kz
baca juga: Memahami Karakter Cinta Seseorang Berdasarkan Gadget

Banyak istilah umum yang digunakan oleh spesialis dibidangnya seperit: inteligensi, sikap dan kreativitas. Dalam dunia modifikasi perilaku, kita akan menggunakan istilah yang lebih tepat dalam menggambarkan perilaku itu sendiri. Ketika kita mengatakan bahwa seseorang itu pintar, maka apa yang kita maksud dengan pintar? Bagi kebanyakan orang penggunaan istilah “intelegensi” adalah faktor bawan yang diturunkan. Akan tetapi kita tidak pernah melihat ataupun mengukur intelegensi dalam konteks tersebut.dalam tes intelegensi kita mengukur perilaku seseorang melalui jawaban yang diberikan ketika ujian. Kata intelegensi itu sendiri sering digunakan sebagai kata yang menerangkan (adverb form) seperti: cara dia menulis sangat pintar, ataupun kata intelegensi sering digunakan sebagai kata sifat (adjective), contoh: ia adalah orang yang pintar dalam berbicara. Seseorang dikatakan pintar adalah ketika ia mampu menyelesaikan permasalahan yang sangat sulit, bisa menyelesaikan dan menjawab soal ujian dengan baik, membaca buku yang banyak, mampu berbicara tentang beragam topic, atau memiliki skor intelegensi yang baik. Pengertian intelegensi bisa apa saja namun yang pasti adalah intelegensi selalu terkait dengan sebuah perilaku.

Perilaku itu merupakan aksi dan reaksi. TL mempengaruhi lingkungan, baik dari diri sendiri ataupun oang lain (Johnston & Pennypacker, 1981). Contohnya:…

TL ↔ Lingkungan

Apa itu modifikasi perilaku?
  • Modifikasi perilaku adalah cabang Blog Psikologi yang fokus pada analisa dan modifikasi perilaku.
  • Analisa adalah mencoba mengerti kenapa orang melakukan apa
    lingkungan ↔ Perilaku
  • Modifikasi perilaku adalah mengembangkan dan mengimplementasikan prosedur atau teknik untuk merubah perilaku seseorang. Termasuk merubah lingkungan yang mempengaruhi perilaku. 
  • Lingkungan disin maksudnya adalahorang, objek, dan kejadian yang hadir dalam kehidupan seseorang yangmempengaruhi perilakunya

Karakteristik modifikasi perilaku
  1. Fokus pada perilaku yang ingin diubah bukan pada karakter atau kepribadian seseorang.
    - behavioral deficit: perilaku yang diinginkan tidak “cukup…” dilakukan
    - behavioral excess: perilaku yang tidak diinginkan “terlalu sering…”dilakukan
  2. Prosedur modifikasi perilaku berdasarkan teori behavior
  3. Menganalisa dan mengidentifikasikan “event pencetus” dari perilaku
  4. Deskripsi prosedur yang detail dan jelas
  5. Implementasi treatment dalam keseharian yang dilakukan profesional maupun paraprofesional ahli dibidang modifikasi perilaku
  6. Perubahan perilaku yang bisa diukur

Istilah yang terkait dengan modifikasi perilaku

Behavior Analysis adalah studi ilmiah tentang hokum yang mengatur perilaku manusia dan makhluk hidup lainnya.

Applied Behavior Analysis adalah modifikasi perilaku dimana adanya usaha untuk menganalisa dan menunjukkan variable lain yang mengontrol perilaku tertentu.

Behavior Therapy sering digunakan untuk memodifikasi perilaku yang disfungsional .

Modifikasi Perilaku merupakan gabungan antara behavior therapy dan applied behavior analysis. Dimana modifikasi perilaku memasukkan semua aplikasi dan prinsip dari teori perilaku/behavior dalam meningkatkan perilaku seseorang baik yang tampak (overt behavior) ataupun tidak (covert behavior).

Miskonsepsi tentang modifikasi perilaku


Mitos 1 : Menggunakan rewards dalam merubah perilaku adalah bentuk penyuapan

Mitos 2 : Modifikasi perilau melibatkan penggunaan obat-obatan, psikosurgery dan terapi electro-convulsive

Mitos 3 : Modifikasi perilaku hanya menghilangkan simptomnya tidak menyelesaikan akan permasalahan sebuah permasalahan perilaku.

Mitos 4 : Modifikasi perilaku hanya bisa diaplikasikan pada masalah-masala yang sederhana, seperti: toilet training, mengatasi rasa ketakutan dan phobia. Namun untuk kasus yang lebih kompleks seperti: depresi dan rendahnya harga diri seseorang diraskan kurang aplikable.l

Mitos 5 : Modifikasi perilaku sangat kaku dan tidak bersahaba, serta kurang berempati dengan kondis klien

Mitos 6 : Modifikasi perilaku berurusan dengan hal-hal yang tampak, pendekatan ini tidak berbicara tentang pikiran dan perasaan seseorang.

Mitos 7 : Modifikasi perilaku ketinggalan zaman

AREA APLIKASI DARI MODIFIKASI PERILAKU

Managament pengasuhan anak

Aplikasi modifikasi perilaku dalamhal pengasuhan anak adalah membantu anak belajar berjalan, belajar berbicara, toilet training, dan mengajari anak untuk mengerjakan tugas keseharian di rumah. Modifikasi perilaku juga mengurangi perilaku tantrum, menggigit kuku, agresif, mengabaikan peraturan, perilaku tidak patuh.

Pendidikan: dari preschool sampai universitas

Inovasi penting dalam pendekan behavior dunia mengajar adalah Personalized System of Instruction (PSI). PSI dikembangkan oleh Fred S. Keller dkk di US dan Brazil pada tahun 1960 sebagai pendekatan modifikasi perilaku dalam mengajar di level universitas. Yang secara massal banyak digunakan dan terbukti efektif. Rencana PSI dalam dunia pendidikan adalah sebagai berikut:
  1. Mengidentifikasikan TL yang mejadi target ataupun hal apa yang harus dipelajari dalam sebuah materi perkuliahan melalui formulasi pertanyaan, seperti: pertanyaan diakhir bab dalam sebuah buku. 
  2. Mahsiswa menguasai bagian kecil dari materi perkuliahan sebelum menguasi secara keseluruhan, contoh: satu atau dua bab perminggu yang harus dipelajari.
  3. Tes yang dilakukan setiap minggunya dimana mahasiswa menunjukan pengetahuan mereka dengan menjawab soalan yang diberikan.
  4. Memiliki kriteria “master” atau menguasai materi sehingga mahasiswa bisa menguasi materi dari level yang paling rendah sampai level berikutnya.
  5. Tidak ada finalti ketika mahasiswa tidak menunjukkan kemampuan menguasai materi akan tetapi mereka harus mengulang dan mencobanya lagi.
  6. Memiliki asisten yang bisa menilai langsung hasil tesnya kemudian memberikan masukan terhadap hasil test yang diperoleh.
  7. Memasukkan fitur belajar “belajar sesuai dengna kecepatan masing-masing” dimana mahasiswa bisa memproses material perkuliahan sesuai dengan kemampuan dan waktu yang tersedia.
  8. Perkuliahan adalah tempat untuk memberikan motivasi dan demonstrasi, daripada hanya menyajikan informasi baru.

Gangguan Psikologis yang berat: gangguan perkembangan, autism dan skizofrenia

Gangguan perkembangan

Sebelum tahun 1960-an penanganan terhadap orang dengan gangguan perkembangan sangat minimal. Namun di tahun 1970-an ada 3 pergerakan besar yang mendorong penangan yang lebih manusiawi terhadap orang dengan gangguan perkembangan. Adapun 3 pergerakan besar tersebut adalah:
  1. Wolfensberger (1972) melakukan advokasi terhadap orang dengan permasalahan dan gangguan dalam perkembangan, dimana ia mengatakan bahwa seharusnya orang yang mengalami gangguan perkembangan sebisa mungkin untuk mendapatkan kehidupan yang senormal mungkin. Hal ini mendorong lahirnya komunitas-komunitas dimana seorang individu dengan gangguan perkembangan bisa tinggal, sebagai alternative dari institusi yang sudah ada.
  2. Civil rights: dimana keluarga yang memiliki anggota yang mengalami gangguan perkembangan melakukan upaya hokum sehingga orang dengan gangguan perkembangan bisa mendapatkan pendidikan.
  3. Usaha untuk memodifikasi perilaku dengan menciptakan teknologi yang membuat perubahan drastis perilaku pada orang dengan gangguan perkembangan yang berat.

Studi belakangan ini menunjukkan aplikasi dari teknik behavior dalam mengajarkan seseorang dengan gangguan perkembangan seperti: toilet training, keterampilan menolong diri sendiri (contoh: makan, berpakaian, dan sanitasi), keterampilan social, keterampilan berkomunikasi, keterampilan vokasional, kegiatan di waktu santai, dll.

Autism

Di awal tahun 1960-an, Ivar Lovaas (1966) dan treatment behavior untuk anak autis. Lovas (1977) berfokus pada strategi untuk mengajarkan perilaku social, mengeliminasi perilaku self-stimulatory, dan mengembangkan keterampilan bahasa. Ketika ia menerapkan tekniknya pada anak autis yang berusia lebih kurang 30 bulan, 50 % dari anak-anak tersebut mampu mengikuti kelas regular pada sekolah yang normal, dan terapi ini memberikan efek jangka panjang. Sekarang ini banyak program pemerintah yang mendanai untuk pendidikan anak autis.

Skizofrenia

Pada orang skizofrenia karena ada permasalahan di dalam otaknya yang pada akhirnya mempengaruhi interaksi social yang menyebabkan kemiskinan dalam kualitas kehidupan ODS. Riset menunjukkan keberhasilan dalam mengajarkan interaksi social, keterampilan komunikasi, keterampilan asertif, keterampilan dalam menemukan pekerjaan. Teknik restrukturisasi kognitif juga berdampak pada halusinasi, delusi, pada ODS. Hasil penelitian menunjukkan ahwa terapi perilaku memberikan kontribusi yang signifikan dalam treatment, management, dan rehabilitasi pada ODS.

Self-management dan permasalahan pribadi

Banyak orang yang ingin merubah dirinya sendiri. Bagaimana dengan mu? Apakah ingin mengurangi berat badan? Ingin mengkitu program olah raga? Ingin lebih asertif? Progress besar telah terjadi di bidang self-management, self-control, self-adjustment, self-modification, self-direction. Keberhasilan dalam self-modification menuntut sebuah keterampilan yang harus dipelajari. Keterampilan ini meliputi mengatur kembali lingkungan yang dapat mempengaruhi TL.

Medis dan perawatan kesehatan

Psikolog kesehatan mengimplementasikan modifikasi perilaku pada 5 area:

1. Treatment langsung dalam permasalahan medis
Psikolog kesehatan mengembangkan teknik behavior ntuk mengurangi psikosomatis symptom dengan menggunakan biofeedback, yang memberikan informasi langsung tentang kondisi kesehatan seseorang seperti: detak jantung, tekanan darah, ketegangan otot. Informasi tersebut bisa membantu seseorang untuk mengontrol dan memonitor kondisi kesehatannya. Biofeedback sangat efektif untuk mentreatment permaslahan kesehatan seperti: tekanan darah, sakit kepala kronis, ritme jantung, kecemasan, akselerasi detak jantung.

2. Meningkatkan kepatuhan pada treatment
Apakah kamu selalu meminum obat seperti yang telah diresepkan oleh dokter? Apakah kamu selalu menepati janji ketemu dengan dokter? Kebanyakan orang tidak. Karena kepatuhan adalah bentuk perilaku, sehingga hal tersebut menjadi salah satu focus dalam modifikasi perilaku, bagaimana caranya meningkatkan kepatuhan dalam treatment.

3. Promosi hidup sehat
Mempromosikan gaya hidup sehat juga menjadi focus modifikasi perilaku seperti: mencegah perilaku merokok, diet yang tidak sehat, ketidak aktifan secara fisik, konsumsi makanan yang sehat secara seimbang.

4. Management untuk caregivers
Tidak hanya perilaku pasien saja yang dimodifikasi akan tetapi juga perilaku orang-orang yang menyediakan layanan kesehat seperti: dokter, perawat, dll, dalam meningkatkan layanan yang diberikan kepada pasien.

5. Stress Management
Bagaimana mengelola stress yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi focus dari treatment kodifikasi perilaku.

Community behavioral analysis

Modifikasi perilaku tidak hanya dilakukan untuk individu per individu akan tetapi bisa dilakukan dalma skala yang besar seperti masyarakat, seperti: mengumpulkan sampah, meningkatkan perilaku recycling, mempromosikan hemat energy dengan lebih mengutamakan penggunaan kendaraan umum, dan banyak lagi.

Bisnis, industry dan pemerintahan

Modifikasi perilaku juga bisa diaplikasikan dalam dnia organisasi dan industry, yang biasanya disebut dengan organizational behavior management (OBM). OBM adalah aplikasi prinsip dan metode behavior yang diaplikasikan dalam setting organisasi. Istilah lainya yang sering digunakan terbalik adalah performace management, industrial behavior modification, organizational behavior modification, organizational behavior technology, dan organizational behavior analysis. Sama seperti yang lainnya OBM berkerja bedasarkan data yang ada, dimana ia menekankan pada kegiatan staff yang ditandai dengan performa yang sukses ataupun menghasilkan kegiatan yang sukses. OBM juga melibatkan reward bagi karyawan yang menunjukkan perilaku sesuai dengan yang diharapkan.

OBM pertama sekali dilakukan di perusahaan Emery Air Freight. OBM ini didasarkan oleh artikel yang berjudul “conversation dengan B.F. Skinner” pada tahun 1973 terkait dengan dinamika organisasi, perilaku yang diharapkan dari pekerja pada bagian packing yang naik dari 45% sampai 95% dengan penggunaan tekik reinforcement positif yang dilakukan oleh supervisor terhadap staf nya.

Semenjak studi tersebut dipublikasikan, penggunaan teknik behavior banyak digunakan untuk meningkatkan produktivitas, kedisiplinan, absensi, meningkatkan volume penjualan, menciptakan bisnis baru, meningkatkan keamanan pekerja, mengurangi pencurian yang dilakukan oleh pegawai, dan meningkatkan hubngan antara pemberi kerja dan pekerja.

Psikologi Olahraga

Modifikasi perilaku untuk psikologi olah raga juga sudah banyak diterapkan (Martin, 2003; Martin, Thomson, & Regehr, 2004):

1. Teknik untuk mengimprove keterampilan atlet. Cara yang paling efektif untuk membantu atlet mempelajari keterampilan baru, menghilangkan kebiasan jelek, mengkombinasikan keterampilan sederhana dengan pola yang lebih kompleks.

2. Strategi untuk memotivasi praktek dan training ketahan. Bagaimana cara pelatih untuk meningkatkan kehadiran atlet untuk melakukan latihan, memotivasi atlet untuk melakukan usaha terbaiknya disetiap latihan, teknik untuk menyelesaikan permasalahan terkait dengan strategi reinforcement, self-monitoring, dan kerjasama tim.

3. Mengubah perilaku pelatih. Pelatih memiliki pekerjaan paling sulit. Dalam perspektif modifikasi perilaku, seorang pelatih harus bisa memberikan instruksi secara efektif, menentukan tujuan, memberikan penghargaan, menegur, dan kegiatan lainya yang menentukan efektif tidaknya seorang pelatih sebagai pengubah perilaku.

4. Mempersiapkan perlombaan. Kita sering mendengar pribahasa tentang “ alasan kenapa sebuah tim bisa kalah dalam pertandingan adalah karenan mereka terlalu cemas” atau ekspresi lainnya “kalau kamu mau melakukan usah terbaik mu, maka kamu harus berusaha sekuat tenaga”. Hal ini bisa difahami bahwa mengetahui apa yang harus dilakukan atlit adalah hal yang berbeda dengan mengajarkan atlet keterampilan psikologis dalam menghadapi pertandingan.

Sekian artikel tentang Pengertian, Sejarah, dan Ruang Lingkup Modifikasi Perilaku.

Daftar Pustaka
  • Miltenberger, G.R. (2012). Behavior modification: principles and procedures. 5th edition. USA: Wadsworth Cengage Learning.
  • Martin, G. (2007). Behavior Modification 8th edition: what it is and how to do it. USA: Pearson Prentice Hall
  • Sarafino. P. E. (2012). Applied behavior analysis , principles and procedures for modifying behavior. USA: John Wiley & Sons, inc.

Posting Komentar untuk "Pengertian, Sejarah, dan Ruang Lingkup Modifikasi Perilaku"

Klik gambar berikut untuk mengunduh artikel ini:

Berlangganan via Email