Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Administrasi dan Skoring Tes Rorschach Beserta Contoh

Administrasi dan Skoring Tes Rorschach Beserta Contoh - Pengukuran psikologi sudah menjadi salah satu inti dari disiplin Blog Psikologi. Tes Rorschach adalah salah satu alat ukur dalam metode proyeksi yang menjadi penting untuk dikuasai mahasiswa sebagai salah satu kompetensi kesarjanaan psikologi. Melalui artikel ini diharapkan dapat melaksanakan administrasi dan skoring tes Rorschach, sehingga dapat menjadi instruktor dan melaksanakan tes rorschacn secara benar.

SKORING RORSCHACH

Administrasi dan Skoring Tes Rorschach Beserta Contoh_
image source: en.wikipedia.org
baca juga: Contoh Interpretasi dan Administrasi Tes Rorschach

Lokasi

Skoring lokasi tergantung pada bagian gambar yang mana yang dipergunakan. Ada lima kategori utama:

Skor Penjelasan
W - Whole Skor ini diberikan bila subjek menggunakan seluruh bercak sebagai dasar untuk memberikan jawabannya.
DW atau dW (Confabulatory whole): Skor DW diberikan apabila subjek mengguanakn suatu detail kemudian digeneralisasikan pada seluruh bercak.
D ( Large Usual Detail) Skor D diberikan apabila subjek menggunakan bagian yang besar dari bercak yang sudah biasa digunakan oleh orang lain. Bagian mudah dibedakan dengan bagian yang lain karena color, shading atau space. Untuk mengetahui mana bagian yang diskor D atau diskor yang lain, dilaksanakan dengan melihat pada tabel lokasi yang sudah ada pada lampiran.
Skor d – (Small Usual Detail) Skor ‘d’ diberikan pada penggunaan bercak yang relatif kecil, tetapi mudah dilihat dengan adanya color, shading atau space. Untuk menentukan skor ini juga perlu melihat tabel lokasi.
Skor Dd (Un-usual Detail) Jawaban un-usual detail adalah jawaban yang tidak merupakan jawaban whole(W), tidak ada dalam daftar jawaban large atau small usual detail (D atau d), serta bukan jawaban space (S). Jawaban ‘un-usual detail’ diberi simbol dengan ‘Dd’, tetapi simbol ini tidak digunakan dalam skoring melainkan menunjukkan semua un-usual detail yang terdiri dari : dd (Tiny Detail): diberikan pada jawaban yang menggunakan lokasi yang kecil sekali, tetapi masih bisa dibedakan dengan adanya color, shading atau space. Skor ini juga telah ditujukkan pada daftar tabel lokasi. de(Edge Detail ): Skor ‘de’ digunakan untuk jawaban yang menggunakan lokasi bagian sisi luar dari bercak. di(Inner Detail): Skor ‘di’ diberikan untuk lokasi didalam bercak yang sulit untuk dipisahkan dari bagian lain oleh color, shading atau space. dr(Rare detail): diberikan pada jawaban yang lokasinya tidak biasa digunakan oleh orang lain. Lokasi ini tidak dapat digolongkan dalam dd, de, atau di dan juga tidak dapat digolongkan dalam d, D, atau W. Lokasi untuk skor dr tidak selalu bagian bercak yang kecil. Kadang-kadang bercaknya juga besar.
S ( White Space ) Jawaban diberi skor ‘S’ apabila subjek membalik penggunaan ‘figure’ dan ‘ground’, sehingga bagian putih justru dijadikan sebagai landasan untuk memberikan jawaban. Kadang-kadang bagian putih itu dijadikan sebagai jawaban utamanya, tetapi kadang hanya sebagai tambahan saja. Dalam hal ini skor S diberikan sebagai tambahan (additional score).

Skor Lokasi Jamak (Multiple Location Score)

Dalam skoring lokasi ini ada kemungkinan subjek menggunakan lebih dari satu lokasi dalam memberikan jawaban, atau mungkin dia menggunakan beberapa lokasi kemudian digabungkan dalam satu jawaban. Dalam hal ini dilaksanakan skor lokasi jamak (multiple location score).

Determinan

Pada skoring untuk determinan, maka tiap jawaban diklasifikasikan menurut kualitas percikan tinta yang menentukan jawaban subjek. Jawaban atas pertanyaan ‘hal apa dari blot ini yang menimbulkan kesan pada saudara sebagai….’, biasanya merupakan petunjuk yang dapat digunakan untuk skoring determinan. Pada Determinan, ada 4 penggolongan besar dalam menentukan skoring yaitu, Bentuk, Gerakan, Shading, dan Warna. Kualitas dari bentuk yang direspon testee juga dibagi menjadi 3 golongan, yaitu:

  1. Definite: respon yang dihasilkan memiliki bentuk yang jelas
  2. Semi-definite: respon yang dihasilkan memiliki bentutk yang tidak jelas (semi-definite)
  3. In-definite: respon yang dihasilkan tidak memiliki bentuk atau konsep abstrak


Aspek Golongan Definite Semi-Definite In-Definite Penjelasan
Bentuk F Respon yang dihasilkan berdasarkan bentuk dari tinta.
Gerakan Manusia M Respon yang dihasilkan melibatkan unsur gerakan manusia.
Binatang FM Respon yang dihasilkan melibatkan unsur gerakan binatang.
Benda Fm mF m Respon yang dihasilkan melibatkan unsur gerakan suatu benda.
Shading Tekstur Fc cF C Respon yang dihasilkan melibatkan unsur tekstur atau derajat halus-kasar dari gelap terangnya tinta.
Vista/ Kedalaman FK KF K Respon yang dihasilkan melibatkan unsur tekstur atau derajat kedalaman dari gelap terangnya tinta.
Objek 3D Fk kF K Respon yang dihasilkan menjelaskan objek 3D atau Peta dari gelap terangnya tinta.
Warna Kromatik FC CF C Respon yang dihasilkan melibatkan unsur warna.
F <-> C Warna yang dipaksakan
F/C Warna digunakan hanya sebagai penanda suatu area/bagian.
Akromatik FC' C'F C' Respon yang dihasilkan melibatkan warna dengan derajat hitam – putih.

Content/ isi

Ada begitu banyak klasifikasi content dari respon terhadap blot Rorschach dimana skoring untuk content bisa menjadi sangat kompleks. Kategori content antara lain:


Skor
Penjelasan

H
(Human Figures)
Respon menjelaskan sebagai manusia untuk seluruh gambar atau hampir seluruh gambar.

(H)
Bentuk manusia dalam lukisan, patung, karikatur dan sebagainya. Atau bentuk-bentuk mitologis seperti hantu, monster. Simbol (H) digunakan untuk mengindikasikan bahwa bentuk manusia di sini tidak terlalu erat dengan realitas; jauh dari realitas.

Hd
Bagian anggota tubuh dari manusia, sepreti tangan, kaki, kepala, dan lainnya.

(Hd)
Bagian dari manusia dalam lukisan, patung, karikatur dan sebagainya; atau bagian dari bentuk-bentuk mitologis manusia.

AH
Bentuk-bentuk dimana sebagian berupa manusia dan sebagian berupa hewan.

Hobj
Objek-objek yang sangat erat hubungannya dengan manusia, misalnya gigi palsu.

At
Konsep-konsep yang berhubungan dengan anatomi manusia, kecuali organ-organ seks.

Seks
Organ-organ seksual atau aktivitas seksual, konsep-konsep anatomi (seperti panggul atau bagian bawah tubuh) yang berhubungan dengan fungsi seksual.

A
(animal figure)
Respon adalah binatang untuk seluruh gambar atau hampir seluruh gambar

Ad
Bagian-bagian tubuh hewan.

(A)
Hewan-hewan mitologis, monster dengan sifat-sifat hewan, bentuk-bentuk hewan dalam karikatur, lukisan, dll. Simbol (A) umumnya digunakan jika animal figur jauh dari realitas atau dimanusiakan.

Ad
Bagian dari hewan yang jauh dari realitas atau yang dimanusiakan.

Aobj
Objek-objek yang didapat dari, atau yang berhubungan dengan tubuh hewan. Objek-objek ini mempunyai fungsi dekoratif ataupun praktis, atau dalam tahap persiapan untuk dapat berfungsi demikian.

Food
Bagian-bagian hewan, buah-buahan atau sayuran yang dimakan (digolongkan sebagai food, bukan sebagai Aobj atau Plants/Pl).

Nat
(Nature concept)
Termasuk pemandangan alam, sungai, danau, matahari terbenam, jika semua ini merupakan bagian dari pemandangan.

Geo
(geo. concept)
Termasuk peta dan konsep-konsep seperti pulau, danau dan sungai. Tidak terlihat dalam vista atau bagian dari pemandangan.

Pl
(Plants)
Macam-macam tanaman, atau bagian-bagian dari tanaman

Bot 
(Botany)
Tanaman atau bagian-bagian dari tanaman yang dilihat sebagai contoh-contoh botani, misalnya sebagai botanical display atau botanical chart.

Obj
(object)
: semua objek yang dibuat manusia kecuali patung manusia yang diskor (H) atau patung hewan (A).

Arch
konsep arsitektural.

Art
konsep-konsep seperti desain lukisan, gambar-gambar, dimana yang dilukis tidak mempunyai isi khusus

Abs
konsep-konsep abstrak yang tidak mempunyai isi khusus.

Populer – Original

Selain dari lokasi, determinan dan isi, jawaban yang diberikan subjek dapat pula kita nilai berdasarkan: popular atau tidaknya jawaban, serta originalitas jawaban yang diberikan.

Populer

Suatu jawaban diklasifikasikan sebagai popular jika jawaban tersebut sering diberikan untuk suatu daerah blot tertentu. Tetapi sampai sekarang ini belum ada kesesuaian paham para ahli mengenai berapa seringnya suatu respon harus muncul untuk dapat dikatakan sebagai popular. Rorschach sendiri menganjurkan dan paling sedikit satu di antara tiga protocol jawaban yang bersangkutan muncul.

Ahli-ahli lain berpendapat dalam paling sedikit satu di antara enam protocol jawaban yang bersangkutan harus muncul. Klopfer dan Kelley setelah menentukan syarat-syarat tertentu membuat daftar jawaban populer untuk masing-masing kartu.

Menurut Klopfer (1960) dalam system scoring ini hanya ada 10 respon yang diskor sebagai populer. Berikut merupakan daftar dari skor popular dari tiap kartu:

Kartu
Penjelasan
Kartu I
Pada keseluruhan/W atau cut off Whole:
Makhluk apapun dengan tubuh berada di bagian tengan D dan sayap di sampingnya. Konsep kelelawar atau kupu-kupu biasa digunakan untuk lokasi ini.
Kartu II
Pada area hitam yang bukan keseluruhan, dengan atau tanpa bagian tengah atas d, atau D4):
Bagian hewan apa saja dari jenis anjing, kelinci, beruang, banteng atau badak.
Kartu III
-          Keseluruhan area hitam kartu
Dua figur manusia dalam posisi membungkuk
-          Bagian warna merah ditengah (D1)
Dasi kupu, pita, atau kupu-kupu
Kartu V
Keseluruhan area warna hitam kartu (W, W cut off):
Segala makhluk dengan badan ditengah dan sayap disampingnya. Konsep yang sama dalam posisi kartu terbalik.
Kartu VI
Dengan atau tanpa area atas (D)
Kulit binatang. Penggunaan shading untuk kelembutan bulu atau sebagai tanda sebagai kulit binatang penting untuk muncul sebagai respon.
Kartu VIII
Area samping D
Binatang berkaki empat dalam berbagai macam gerakan. Apabila respon muncul secara tidak akurat seperti burung atau ikan, skor akan diberikan apabila ada kecenderungan yang mengarah ke P. 
Kartu X
-          Bagian luar biru (D): apapun terkait dengan binatang berkaki banyak.
-          Bagian bawah hijau-gelap (D2): apapun yang terkait dengan binatang bertubuh panjang berwarna hijau
-          Bagian hijau-terang (D7): kepala binatang yang bertelinga panjang.

Original

Suatu jawaban yang diklasifikasikan sebagai original jika jawaban yang bersangkutan jarang diasosiasikan dengan suatu daerah blot tertentu. jika di antara 100 protokol tidak terdapat lebih dari satu jawaban tertentu untuk suatu daerah blot tertentu, dapat dikatakan bahwa jawaban tersebut original. Sukar menentukan original atau tidaknya suatu jawaban. Tetapi sebagai acuan, dapat dilihat dari hal-hal berikut.
  • 1 diantara 100 protokol yang diperiksa, tidak lebih dari 1x jawaban yang bersangkutan muncul. 
  • Tidak pernah ditemukan dalam literatur yang pernah dibaca. 

skor O ini tidak hanya diberikan pada konsep-konsep yang unik saja, tetapi juga jika dasar konsep subjek adalah populer atau sering diberikan, tetapi diberi tambahan atau elaborasi sedemikian rupa sehingga menjadi unik.

Sejalan dengan sifat originalitas, maka kita dapat memberikan skor O+ atau O- terhadap suatu konsep. Skor O- kita berikan jika konsep tersebut merupakan hasil dari cara melihat realitas dengan aneh, atau mengalami distorsi.

SKORING FLR (FORM LEVEL RATING)

Dasar penyekoran FLR, yaitu:
  • Ketepatan (akurasi) 
  • Kekhususan (spesifikasi) 
  • Pengorganisasian (organisasi) 

Basal Rating dalam FLR
  • Basal rating +1,0 : didahului F / dan populer 
  • Basal rating +1,5 : lebih akurat dan definite
    Figure manusia
    Profil manusia : dahi, hidung, mulut dan dagu
    Binatang spesifik : ayam ras Bali 
  • Basal rating +0,5 : F – nya di belakang 
  • Basal rating 0,0 : tanpa F 
  • Basal rating -1,0 : tidak akurat 
  • Basal rating -1,5 : konfabulasi (menggeneralisasikan detail sebagai keseluruhan) 
  • Basal rating -2,0 : perseverasi (seenaknya saja, tidak lepas dari konsep pertama) & kontaminasi 


Daftar Pustaka
  • Klopfer, B. Davidson, H. 1962. The Rorschach Tehcnique, An Introductory Manual. New York:Burlingame 
  • Allen, R.M. 1968. Student’s Rorschach Manual. International Unievrsity Press 
  • Bebagai sumber dari internet 

Posting Komentar untuk "Administrasi dan Skoring Tes Rorschach Beserta Contoh"

Klik gambar berikut untuk mengunduh artikel ini:

Berlangganan via Email