Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam-Macam Skala Pengukuran dalam Statistika

Macam-Macam Skala Pengukuran dalam Statistika - Artikel ini membahas mengenai apa saja yang diukur dalam statistika, variabel dalam psikologi, variabel dan data hasil pengukuran, dan jenis-jenis skala pengukuran. Melalui artikel ini diharapkan dapat memahami berbagai macam skala pengukuran dalam statistika.

Skala Pengukuran

Apa yang diukur dalam Statistika?
  • Variabel: karakteristik atau kondisi yang dapat mengalami perubahan atau memiliki nilai-nilai yang berbeda untuk tiap individunya
  • Ciri yang diukur dalam penelitian à dinyatakan dalam nilai-nilai yang bervariasi dalam batas-batas yang dapat diterima
  • Variabel diperoleh karena adanya:
    • Kebervariasian dalam hasil pengukuran
    • Keragaman dalam hasil penghitungan

Macam-Macam Skala Pengukuran dalam Statistika_
image source: www.ersgroup.com
baca juga: Pengertian Statistika, Fungsi, dan Kaitan Satistika dengan Bidang Psikologi

Variabel dalam bidang Psikologi
  • (Seringkali) Variabel atau Karakteristik yang ingin diamati (diteliti) dalam Penelitian Psikologi adalah karakteristik internal à Tidak dapat diamati langsung dan tidak dapat diukur à Variabel-variabel dalam psikologi itu disebut constructs
  • Untuk membuat karakteristik internal dapat diamati dan diukur dengan mendefinisikan (menterjemahkan) construct menjadi definisi operasional (operational definition)
  • Constructs: atribut-atribut atau karakteristik internal yang tidak dapat diamati secara langsung, namun berguna (berfungsi) untuk menjelaskan perilaku
  • Operational definition (definisi oprasional) à mengidentifikasikan sebuah prosedur (serangkaian operasi) yang mengukur external behavior (perilaku) à memiliki dua komponen: (1) menjelaskan serangkaian yang dapat mengukur konstruk; (2) mendefinisikan konstruk sehingga dapat diukur


Variabel dan Data hasil Pengukuran

Berdasarkan Karakternya, Variabel dapat dibedakan menjadi:
  • Variabel diskrit (Discrete Variable): variabel yang hasil pengukuran (data)nya terpisah atau terpilah (diskrit), dan tidak dapat dibagi à data yang dihasilkan selalu dalam bilangan bulat, dan tidak memiliki nilai yang ada di antara dua nilai hasil pengukuran yang bersebelahan.
Contoh  jumlah anak pada sebuah keluarga, dapat, 1, 2,…..n, tetapi tidak mungkin berjumlah 1,5 atau 4,25
  • Variabel kontinuum (Continous Variable): variabel yang bervariasi menurut tingkatannya à data yang dihasilkan dapat berupa bilangan bulat atau pecahan à di antara dua nilai hasil pengukuran atau datanya memiliki (kemungkinan) nilai antara yang tidak terbatas
Contoh: data tentang tinggi badan, data tentang prestasi belajar dan lain-lain.

Skala Nominal
  • Alat identifikasi
  • Angka digunakan sebagai label (penamaan) à suatu kelas atau kategori tertentu yang memiliki nama yang berbeda
  • Tidak bisa menjadi urutan/ranking àtidak menunjukkan perbedaan kualitas atau besaran atributnya
  • Bilangan tidak dimanipulasi untuk perhitungan aritmetika
  • Teknik Statistika yang dapat digunakan: Frekuensi dan Modus
  • Contoh penggunaan angka 1 sebagai simbol laki-laki dan angka 2 sebagai simbol perempuan pada variabel jenis kelamin. Disini tidak berarti 1 lebih baik dari 2 ataupun 2 lebih banyak dari 1.


Skala Ordinal
  • Suatu kelompok disusun dari yang paling memiliki sampai yang tidak memiliki atribut tertentu.
  • Tidak diketahui “berapa banyak” suatu atribut dimiliki oleh objek.
  • Menunjukkan penjenjangan/ urutan tetapi tidak menunjukkan jarak yang sama à Jarak dari satu urutan dengan urutan lainnya dalam atribut tertentu tidak diketahui (jaraknya belum tentu sama).
  • Urutan seseorang dipengaruhi oleh orang-orang lain dalam kelompok

Ciri-ciri :
Angka menunjukkan urutan;
Ada pengertian kuantitas;
Tidak dapat dilakukan perhitungan aritmetika (penjumlahan & perkalian).
  • Hanya menunjukkan posisi relatif dari objek; hanya memberikan informasi tentang susunan/ urutan suatu kelompok.
  • Contoh:

1         2                3           4              5
A        B                C          D              E
 
Skala Interval
  • Disebut juga: Equal Unit Scale
  • Skor dalam unit dan jarak yang sama
  • Urutan (order/ ranking) objek dalam atribut tertentu diketahui.
  • Diketahui berapa jauh jarak satu objek dengan objek lain.
  • Operasi matematika tambah-kurang
  • Pengukuran gejala sosial dan mental
  • Tidak bisa melihat berapa kali lebih atau kurangnya karena tidak ada nilai nol mutlak
  • Besar absolut dari suatu atribut dalam objek tertentu tidak diketahui.
  • Teknik Statistika yang biasa dipakai: (1) Mean (X); (2) Standard Deviation (SD); (3) Korelasi (r); (4) Modus; (5) Minimum; (6) Maksimum
  • Contoh: IQ (intelegensi)

PESERTAIQPERINGKAT
A1153
B1054
C1351
D1005
E1202

Peserta = skala nominal
IQ = skala interval
Peringkat = skala ordinal

Skala Rasio
  • Skor berada dalam unit dan jarak yang sama
  • Rank order menurut atribut tertentu diketahui
  • Interval antara orang yang satu dan yang lain diketahui
  • Jarak setiap orang dari titik Nol sebenarnya diketahui.
  • Titik Nol absolut
  • Semua metoda statistika bisa digunakan
  • Contoh: jarak, suhu, dll

Nama
Peserta
No Undian
(Nominal)
Skor Motivasi
(Interval)
Rangking
(Ordinal)
Hadiah
(Rasio)
Ali13005Rp.     0.000,-
Bety46003Rp.   25.000,-
Cici310001Rp. 100.000,-
Didi59502Rp.   50.000,-
Eny24004Rp.     0.000,-

Nomor Undian Peserta: skala nominal
Skor Motivasi = skala interval
Ranking = skala ordinal
Hadiah = skala rasio

Soal Latihan
  1. Apa yang dimaksud dengan variabel?
  2. Berilah contoh beberapa variabel kontinum?
  3. Jelaskan pengertian variabel diskrit, dan berilah contohnya.
  4. Berilah 3 contoh data ordinal
  5. Berilah 3 contoh data interval

Sekian artikel tentang Macam-Macam Skala Pengukuran dalam Statistika. Semoga bermanfaat.

Daftar Pustaka

  • Gravetter, F.J. & Wallnau, L.B. 2009. Statistics for the Behavioral Sciences.
  • Howell, D.C. 2012. Statistical Method for Psychology.
  • Nolan, S.A. & Heinzen, T.E, 2012. Statistics for the Behavioral Sciences. Second Edition.

Posting Komentar untuk "Macam-Macam Skala Pengukuran dalam Statistika"

Klik gambar berikut untuk mengunduh artikel ini:

Berlangganan via Email