Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Model-Model Komunikasi Menurut Para Ahli Beserta Contoh

Model-Model Komunikasi Menurut Para Ahli Beserta Contoh - Model komunikasi berfungsi untuk mempermudah mempelajari dan menganalisis komunikasi. Model adalah gambaran atau persamaan aspek-aspek tertentu dari peristiwa, struktur –struktur atau sistem kompleks, yg dibuat dengan menggunakan simbol –simbol atau objek, dgn berbagai cara shg menyerupai sesuatu yg dibuat model tersebut. Selain itu model berfungsi untuk menyederhanakan realitas sosial dan alam kompleks. Apa itu Model?

Mortensen berargumen bahwa:
  1. Dalam arti luas, model merupakan representasi sistematis dari suatu obyek atau peristiwa dalam bentuk ideal dan abstrak. Kunci untuk kegunaan model adalah sejauh mana itu sesuai pada korespondensi titik-demi-titik korespondensi menuju faktor-faktor penentu perilaku komunikatif. 
  2. Model komunikasi hanyalah gambar; model-model bahkan mendistorsi gambar, karena mereka menghentikan atau membekukan proses interaktif atau transaktif dasarnya dinamis menjadi gambar statis. 
  3. Model adalah metafora. Memungkinkan kita untuk melihat satu hal dalam hal lain.
Model-Model Komunikasi Menurut Para Ahli Beserta Contoh_
image source: www.digitaltribe.co
baca juga: Pengertian, Fungsi, Jenis Media dan Komunikasi Menurut Ahli

Berikut adalah model-model komunikasi menurut para ahli beserta contoh:

Model KOMUNIKASI OSGOOD-SCHRAMM



  1. Model komunikasi melingkar (circular) 
  2. Encoder - Siapa yang encoding atau Mengirim pesan (sumber pesan)
  3. Decoder - Siapa yang menerima pesan
  4. Interpreter - Orang yang mencoba untuk memahami (analisis, melihat) atau menafsirkan.

Catatan: Dari pesan mulai dan berakhir, ada interpretasi yang sedang berlangsung.

Terjadi antara dua orang; setiap orang bertindak baik sebagai pengirim dan penerima dan karenanya menggunakan interpretasi. Hal ini bersamaan terjadinya pengkodean, menafsirkan dan decoding.

Keuntungan dari model komunikasi Osgood- Schramm 
  • Pemodelan dinamis Menunjukkan bagaimana situasi bisa berubah. 
  • Menunjukkan informasi yg berlebihan merupakan bagian penting dalam komunikasi.
  • Tidak ada pemisah antara pengirim dan penerima, pengirim dan penerima adalah orang yang sama.
  • Komunikasi diasumsikan melingkar.
  • Umpan – sebagai ciri utama. 

Kelemahan Osgood- Schramm model komunikasi
  • Model ini tidak berbicara tentang kebisingan semantik. 

Model Komunikasi Johari Window


Model Johari window digunakan untuk meningkatkan persepsi individu pada orang lain.

Model ini didasarkan pada dua pemikiran:
  1. Kepercayaan dapat diperoleh dengan mengungkapkan informasi diri kepada orang lain.
  2. Mempelajari diri sendiri dari masukan Orang lain.

Setiap orang diwakili oleh model Johari melalui empat kuadran atau kaca jendela.
Setiap empat kaca jendela menandakan pribadi informasi, perasaan, motivasi dan apakah informasi yang diketahui atau tidak diketahui diri sendiri atau orang lain dalam empat sudut pandang.
  1. Area terbuka - informasi tentang sikap, perilaku, emosi, perasaan, keterampilan dan pandangan akan dikenal diri sendiri maupun oleh orang lain.
    Daerah di mana semua komunikasi terjadi dan menjadi arena lebih besar lebih efektif dan dinamis dalam menjalin hubungan komunikasi. 
  2. Blind spot - Informasi tentang diri diketahui orang lain dalam kelompok tetapi kita sendiri tidak mengetahui. Orang lain mungkin menafsirkan sendiri berbeda dari yang Anda harapkan. Blind spot akan berkurang dalam komunikasi yang efisien manakala diri mencari umpan balik dari orang lain. 
  3. Hidden area - Informasi yang diketahui diri sendiri tapi orang lain tidak mengetahui informasi anda. Informasi pribadi yang enggan untuk diunggungkapkan. Perasaan, pengalaman masa lalu, ketakutan, rahasia dll, kita menyimpan beberapa perasaan dan informasi rahasia karena akan mempengaruhi hubungan dan dengan demikian daerah tersembunyi harus dikurangi dengan memindahkan informasi ke daerah terbuka. 
  4. Unknown Area - Informasi yang tidak diketahui diri sendiri dan orang lain. informasi, perasaan, kemampuan, bakat dll. Pengalaman masa lalu traumatis atau peristiwa yang tidak dapat diketahui untuk seumur hidup. Orang akan menyadari sampai ia menemukan kualitas tersembunyi dan kemampuan atau melalui pengamatan orang lain. Komunikasi yang terbuka juga merupakan cara yang efektif untuk mengurangi daerah yang tidak diketahui sehingga komunikasi nakan efektif.

Model Komunikasi Spiral atau Heliks


Frank Dance (1967) menggambarkan proses komunikasi dengan menggunakan spiral. Dance percaya bahwa pengalaman komunikasi bersifat kumulatif dan dipengaruhi oleh masa lalu. Dance mencatat bahwa pengalaman saat ini tak terelakkan mempengaruhi masa depan seseorang. Komunikasi, oleh karena itu, dapat dianggap sebagai proses yang berubah dari waktu ke waktu dan di antara makna.

Seluruh proses membutuhkanbeberapa waktu untuk mencapai puncak. Seperti proses helix, proses komunikasi dimulai sangat lambat dan dan kecil. Komunikator berbagi informasi hanya dengan sebagian kecil dari dalam sebuah hubungan sosial. Secara bertahap berkembang menjadi tingkat berikutnya tetapi akan memakan waktu lama untuk mencapai dan memperluas batas-batasnya ke tingkat berikutnya. Kemudian komunikator melakukan lebih banyak dan lebih banyak berbagi informasi diri.

Gambar. 1 Model Komunikasi Heliks

Model Komunikasi Matematikal Shannon dan Weaver

Teori matematikal ini acapkali disebut model Shannon dan Weaver, oleh karena teori komunikasi manusia yang muncul pada tahun 1949, merupakan perpaduan dari gagasan Claude E. Shannon dan Warren Eaver.


Shannon pada tahun 1949 mengetengahkan teori matematik dalam komunikasi permesinan (engineering communication), yang kemudian bersama Warren pada tahun 1949 diterapkan pada proses komunikasi manusia (human communication). Sumber informasi (information source) memproduksi sebuah (message) untuk dikomunikasikan.

Pesan tersebut dapat terdiri dari kata-kata lisan atau tulisan, musik, gambar, dan lain-lain. Pemancar (transmitter) mengubah pesan menjadi isyarat (signal) yang sesuai bagi saluran yang akan dipergunakan. Saluran (channel) adalah media yang menyalurkan isyarat dari pemancar kepada penerima (receiver). 

Model Komunikasi Stimulus – Organisme - Response

Jadi unsur-unsur dalam model ini adalah :
  • Pesan (stimulus, S)
  • Komunikan (organism, O)
  • Efek (Response, R)

Dalam proses perubahan sikap tampak bahwa sikap dapat berubah, hanya jika stimulus yang menerpa benar-benar melebihi semula. Mengutip pendapat Hovland, Janis dan Kelley yang menyatakan bahwa dalam menelaah sikap yang baru ada tiga variabel penting yaitu : 
  1. perhatian,
  2. pengertian, dan
  3. penerimaan 
Gambar 3. Model Komunikasi S-O-R (diakses dari ilmu komunikasi) 

Stimulus atau pesan yang disampaikan kepada komunikan mungkin diterima atau mungkin ditolak. Komunikasi akan berlangsung jika ada perhatian dari komunikan. Proses berikutnya komunikan mengerti. Kemampuan komunikan inilah yang melanjutkan proses berikutnya. Setelah komunikan mengolah dan menerima informasi, > maka terjadi kesediaan untuk mengubah sikap.

Model Komunikasi Linear

Komunikasi linear memandang komunikasi satu arah yang mengasumsikan pesan yang dikirim oleh sumber ke penerima melalui saluran. Model linear menunjukkan bahwa seseorang hanya sebagai pengirim atau penerima. Konsep penting dalam model ini adalah gangguan (noise), yakni setiap rangsangan tambahan dan tidak dikehendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Gangguan ini selalu ada dalam saluran bersama sebuah pesan yang diterima oleh penerima

Gambar 4. Model Komunikasi Linear Shannon dan Weaver (West dan Turner, 2012)

Model Komunikasi sebagai proses Interaksi: Model Interaksional Wilbur Schramm (Turner dan West, 2012)

Model interaksi memandang komunikasi sebagai berbagi makna dengan umpan balik yang menghubungkan sumber dan penerima pesan. Salah satu elemen penting dalam model komunikasi interaksional adalah umpan balik (feedback), atau respon terhadap pesan. Verbal atau nonverbal, disengaja atau tidak disengaja. Area pengalaman merupakan tumpang tindih budaya pengirim dan penerima, pengalaman, dan hereditas dalam komunikasi. Sumber merupakan pencetus pesan. Pesan merupakan kata-kata, suara, tindakan, atau gerakan dalam interaksi, sedangkan channel merupakan
jalur komunikasi.

Model komunikasi Shannon-Weaver membahas tentang masalah dalam mengirim pesan berdasarkan tingkat kecermatannya. Model ini mengandaikan sebuah sumber daya informasi (source information) yang menciptakan sebuah pesan (message) dan mengirimnya dengan suatu saluran (channel) kepada penerima (receiver) yang kemudian membuat ulang (recreate) pesan tersebut.

Dengan kata lain, model ini mengasumsikan bahwa sumberdaya informasi menciptakan pesan dari seperangkat pesan yang tersedia. Pemancar (transmitter) mengubah pesan menjadi sinyal yang sesuai dengan saluran yang dipakai. Saluran adalah media yang mengirim tanda dari pemancar kepada penerima.

Di dalam percakapan, sumber informasi adalah otak, pemancar adalah suara yang menciptakan tanda yang dipancarkan oleh udara. Penerima adalah mekanisme pendengaran yang kemudian merekonstruksi pesan dari tanda itu. Tujuannya adalah otak si penerima. Dan konsep penting dalam model ini adalah gangguan. Model ini menganggap bahwa komunikasi adalah fenomena statis dan satu arah. Dan juga, model ini terkesan terlalu rumit. Model ini diterapkan pada televisi dan radio.

Sekian artikel tentang Model-Model Komunikasi Menurut Para Ahli Beserta Contoh.

Daftar Pustaka
  • West, R. & Turner, H. L. 2012. Introducing Communication Theory.ANALYSIS AND APPLICATION. The McGraw-Hill Companies, Inc.
  • Maulana, H & Gumelar, G. 2013. Psikologi Komunikasi. Akademia Permata.

Posting Komentar untuk "Model-Model Komunikasi Menurut Para Ahli Beserta Contoh"

Klik gambar berikut untuk mengunduh artikel ini:

Berlangganan via Email